Pada tanggal 27 Mei, kami berkumpul di bandara sebelum jam 04.30 WITA. Ketika saya tiba di Bandara, Tour Leader harian sudah berada di konter check-in untuk mengurus bagasi. Yang menjadi Tour Leader Harian 1 adalah Rivai dan Nabila Azzahra Hakim serta asisten TL yaitu Nur Ikram dan Syahrani Khairunnisa. Untuk penanganan di Sultan Hasanuddin International Airport Makassar, Rivai bertugas sebagai PJ check in serta Nabila sebagai PJ bagasi peserta.
Saya mengumpulkan bagasi kemudian menuju ke ruang tunggu untuk mengisi E-hac. Setelah menunggu beberapa menit kami pun siap untuk check-in. Kami menyiapkan Boarding Pass dan KTP kami sebelum mengantri.
Setelah semua selesai, kami pun naik ke pesawat dan Yahh perjalanan telah dimulai. Kami menempuh perjalan di udara kurang lebih 1 jam 30 menit. Turun dari pesawat kami mengurus bagasi, setelah itu kami menuju ke pintu kedatangan. Disana kami disambut Bli Putu dan Mbok Dewi dengan memasangkan kalung bunga kamboja ditiap peserta.Kami pun meninggalkan pesawat dan mengunjungi daya tarik wisata yang pertama yaitu Pura Uluwatu.
1. Pura Uluwatu
Ketika kami tiba di Uluwatu, kami diharuskan memakai kain seperti selendang yang diikatkan diperut kami. Setelah kami memakai itu, barulah kami berjalan menuju ke Pura Uluwatu. Di sini, terdapat banyak monyet yang berkeliaran dan karena itu kami selalu diperingatkan untuk berhati-hati.
Di tempat ini ada beberapa teman saya yang bertugas untuk guiding. Dan juga Bli Putu memberikan penjelasan lanjut kepada kami mengenai pura sebelum kami mendapat kesempatan untuk mengambil gambar. Sesudah itu, kami pun kembali ke Bus untuk melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya, yaitu Pantai Padang-Padang
2. Padang-padang Beach
Untuk sampai ke pantai ini kita haru melewati beberapa anak tangga, sedikit melelahkan sihh perjalanannya. Namun, itu semua terbayar dengan keindahan pantai tersembunyi ini. Sayangnya, karena sehari sebelum kami berkunjung itu full moon jadi ombak disini lagi besar-besarnya. Padahal pantai ini merupakan tempat surfing bagi para wisatawan. Dari Padang-padang kami ke Be Fish untuk Lunch. Sesudahnya kita melakukan kunjungan ke Politeknik Pariwisata Bali.
3. Politeknik Pariwisata Bali
Di sini saya mendapat pengalaman yang luar biasa lohh, bagaimana tidak ternyata di kampus ini akan kedatangan Pak Sandiago Uno sebagai Menparekraf saat ini. Kami pun semangat menanti kedatangan nya di Poltekpar Bali. Sembari menunggu, kami di ajak berkeliling di kampus ini untuk melihat bangunan yang ada, bangunan yang menyatu dengan budaya Bali sehingga sangat mewah dilihat. Tiba akhirnya yang ditunggu-tunggu pun datang, kami segera mengambil foto dan video bersama Pak Sandiago Uno. Sesudahnya, kami kembali ke Bus dan melanjutkan perjalanan ke perjalanan ke Pantai Dreamland.
4. Dreamland Beach
Di pantai ini terdapat lapangan golf, resorts, villas, hotels, apartments dan beachclubs. Sebelum disebut Dreamland, tempat ini disebut dengan nama Pantai Labuan Said yg ditujukan untuk masyarakat lokal. Namun, dengan perkembangan pariwisata yg pesat di Bali dan khususnya Badung yg menjadi penyumbang devisa terbesar kedua di Indonesia sebelum masa korona. Pantai Labuan Said pun diubah menjadi tanah impian para turis yg membawakan kesejahteraan bagi masyarakat lokal.
Sayangnya pada saat kami mengunjungi Dreamland, ombaknya sedang deras-derasnya dan ada bendera merah yg artinya dilarang surfing. Sehingga kami tidak turun ke pantai dan hanya melihat-lihat dari anjungan saja. Kami kemudian melanjutkan perjalanan ke Pantai Pandawa.
5. Pandawa Beach
Ketika masuk ke Pantai Pandawa, kita disuguhi pemandangan disebalah kanan ada pantai dan disebelah kiri ada tebing yang menjulang. Di tebing ini terdapat patung-patung Pandawa dan Dewi Sinta. Pantai ini memiliki ruang parkir yang sangat luas. Kami diberi waktu beberapa menit untuk menikmati suasana di pantai ini. Setelah itu, kami kembali melanjutkan perjalanan ke pantai Melasti.
6. Pantai Melasti
Di pantai ini, saya mendapat tugas untuk guiding. Pantai Melasti memiliki pemandangan yang sangat indah. Terdapat banyak spot foto di pantai ini, terdapat juga gerbang pintu masuk di pantai ini. Sebelum tiba di pantai ini kita melewati jalan yang terdapat bebatuan. Berhubung pantai ini menjadi daya tarik wisata terakhir yang kami kunjungi di hari pertama maka aktivitas kami terbatas. Setelah menyelesaikan guiding disini, kami foto bersama di depan gerbang pantai ini kemudian melanjutkan perjalanan ke Evitel Hotel untuk Check in.