Minggu, 06 Juni 2021

TOUR MJP 4C "Nature of Bali" 3D2N

Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh, Salam Sejahtera, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebaikan.


    Halo pembaca, perkenalkan saya Bedwiana Inri Putri mahasiswi semester 4 dari Politeknik Pariwisata Makassar program studi Manajemen Bisnis Perjalanan Wisata. So, saya akan membuat laporan mengenai hasil Tour kami selama di Bali 3D2N. Sebelum itu saya akan memberikan sedikit informasi kepada kalian si pembaca mengenai kampus kami tercinta ini. Politeknik Pariwisata Makassar merupakan kampus negeri yang berada di bawah naungan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sehingga selama 3D2N kami di Bali semua biaya tour ditanggung oleh Kampus Tercinta, hebat bukan? tentunya dong, dan untuk biaya SPPnya juga sangat terjangkau lohh.

    Selama tour ini berlangsung kami ditemani oleh dosen tercinta, terima kasih kepada Mr. Hadi, Mr.Arfin, Mam Rahmawati dan Mam Yenny. Terima kasih juga kepada vendor Kak Ulla dan Kak Ope beserta Tour Guide Bli Yudhi dan Mbok Dewi beserta Tour Leader yang mengambil bagian.

    So guys, dipostingan ini saya akan memberikan informasi mengenai Tour kami selama di Bali mulai dari hari pertama sampai saat kami kembali ke Makassar. Dibacanya sampai habis yah biar tau apa aja keseruan yang bisa dilakukan di bali hehehe...

  • Penjelasan DTW yang dikunjungi

1. Hari Pertama - Tour “Nature of Bali”

2. Hari Kedua - Tour “Nature of Bali”

3. Hari Ketiga - Tour “Nature of Bali”

  • Aktivitas, Fasilitas dan Penerapan CHSE ditiap DTW

1. Pura Uluwatu

2. Dreamland Beach

3 .Padang - Padang Beach

4. Puri Ubud

5. Pantai Melasti

6. Pura Saraswati

7. Terasering Tegalalang

8. Tegenungan Waterfall

9. Kuta Beach

10. Tanah Lot


    Selama Bali Tour ini kami mengunjungi 15 daya tarik wisata yang semuanya sangat indah dan menarik untuk dikunjungi serta bermanfaat untuk dipelajari. Selain kita bisa menikmati semua daya tarik wisata tersebut, kami juga mendapat pelajaran dan pengetahuan yang sangat penting dengan terjun langsung ke lapangan untuk mengobservasi daya tarik wisata di area pulau dewata ini. Tentu saja itu adalah pengalaman yang sangat menarik bagi kami yang kami dapatkam dari Politeknik Pariwisata Makassar.
 Terima kasih.

Hari Kedua - Tour “Nature of Bali”

Di hari kedua , kami diharuskan memakai baju merah untuk rafting. Kami melakukan rafting selama kurang lebih 2 jam. Sebelum rafting kami melakukan morning exercise di parkiran hotel. Tetapi sebelum itu, dilakukan Morning Call oleh Fajar Ilmawan dan Syahrani untuk membangunkan teman-teman yang lain agar bangun tepat waktu. Yang menjadi Tour Leader Harian 2 adalah Muhammad Fajar dan Paulus Balfares Putra Bura serta asisten TL yaitu Nur Ikram dan Timotius Julian. 


Sesudah pemanasan beberapa menit kami naik ke tempat restaurant untuk breakfast. Sesudah breakfast, barulah kami menuju Bali Bintang View untuk rafting.

1. Rafting


Kami mengambil alat untuk rafting seperti pelampung, dayung dan helm. Setelah itu, kami berkumpul untuk di beri instruksi singkat oleh guide di sana.
Setelah semuanya siap, kami pun tidak lupa untuk berdoa sebelum berangkat ke tempat rafting. Kami menggunakan mobil pick up untuk sampai ke tempat rafting. Setelah tiba, kami harus melewati anak tangga terlebih dahulu dan itu membuat kami sangat lelah karena ada banyak anak tangga. Setelah tiba di tempat rafting kami beristirahat sejenak sembari menunggu teman yang lain.

And yahh kami pun telah berkumpul. Boatnya juga telah disiapkan, kami pun semangat berangkat rafting. Ini adalah pengalaman rafting pertama saya sehingga saya sedikit takut tetapi happy juga. 
Kami saling menyiram air sesama teman di boat lain. Setelah rafting, kami pun kembali ke Bali Bintang View untuk menikmasti Lunch. Setalah lunch kami melanjutkan perjalanan ke Puri dan Pura Ubud.

2. Puri dan Pura Saraswati


Puri Ubud ini merupakan tempat tinggal raja dan bangsawan ubud. Sedangkan Pura Saraswati merupakan tempat masyarakat hindu menyembah Dewi. Pertama kami mengunjungi puri, terdapat banyak tempat tinggal raja di dalamnya dan sampai sekarang masih memiliki penghuni yang ditinggali oleh keluarga raja tersebut. Kami beranjak dari puri dan mengunjungi Pura Ubud , kedua tempat ini berdekatan sehingga kami hanya perlu berjalan kaki 5 - 10 menit. Di dalam pura ini terdapat kolam yang dipenuhi bunga teratai yang tersusun sangat indah.



Setelah menikmati Pura dan Puri Ubud, kami tidak lupa untuk mengambil gambar sebelum melanjutkan perjalanan ke Tegalalang.

3. Tegalalang


Di tegalalang saya beserta teman kelompok bertugas untuk mengobservasi tempat ini. So tegalalang merupakan area persawahan terasering. Tempat ini sangat cocok bagi kalian yang senang akan bercocok tanam. Kalian bisa melihat hamparan padi yang miring seperti berada di tebing. Pemandangan nya luar biasa indah. Sayangnya, saat kami berkunjung ternyata dua minggu lalu sawahnya sudah di panen sehingga sawahnya tidak hijau ataupun kuning. Dan karena korona, banyak fasilitas yang ditutup. Setelah beberapa menit di tempat ini kami melanjukan perjalanan ke Tegenungan Waterfall.

4. Tegenungan Waterfall


Di tempat ini kami juga menguras tenaga, mengapa?karena lagi-lagi kami harus melewati anak tangga untuk sampai ke puncak air terjun. Namun, pemandangannya memang indah dengan air terjunnya yang sangat deras.

Sebenarnya tempat ini menjadi DTW terakhir yang kami kunjungi di Tour Hari kedua kami. Tetapi berhubung terjadi perubahan jadwal maka kami mengunjungi DTW terakhir yaitu Tanah Lot.

5. Tanah Lot


Saat di area parkir terdapat banyak toko di sepanjang jalan yang menjual oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung. Pemandangan disekitar tanah lot sangatlah indah dan terdapat banyak spot foto juga di sini. Tanah lot merupakan icon pariwisata pulau Bali, jadi sayang kalo kita tidak kunjungi. Saking ramainya tempat ini setiap hari di kunjungi oleh wisatawan. Setelah beberapa waktu menikmati pantai ini kami pun menuju ke J4 Hotel untuk check in.

Hari Pertama - Tour "Nature of Bali"

Pada tanggal 27 Mei, kami berkumpul di bandara sebelum jam 04.30 WITA. Ketika saya tiba di Bandara, Tour Leader harian sudah berada di konter check-in untuk mengurus bagasi. Yang menjadi Tour Leader Harian 1 adalah Rivai dan Nabila Azzahra Hakim serta asisten TL yaitu Nur Ikram dan Syahrani Khairunnisa. Untuk penanganan di Sultan Hasanuddin International Airport Makassar,  Rivai bertugas sebagai PJ check in serta Nabila sebagai PJ bagasi peserta. 


Saya mengumpulkan bagasi kemudian menuju ke ruang tunggu untuk mengisi E-hac. Setelah menunggu beberapa menit kami pun siap untuk check-in. Kami menyiapkan Boarding Pass dan KTP kami sebelum mengantri. 

Setelah semua selesai, kami pun naik ke pesawat dan Yahh perjalanan telah dimulai. Kami menempuh perjalan di udara kurang lebih 1 jam 30 menit. Turun dari pesawat kami mengurus bagasi, setelah itu kami menuju ke pintu kedatangan. Disana kami disambut Bli Putu dan Mbok Dewi dengan memasangkan kalung bunga kamboja ditiap peserta.Kami pun meninggalkan pesawat dan mengunjungi daya tarik wisata yang pertama yaitu Pura Uluwatu. 

1. Pura Uluwatu

Ketika kami tiba di Uluwatu, kami diharuskan memakai kain seperti selendang yang diikatkan diperut kami. Setelah kami memakai itu, barulah kami berjalan menuju ke Pura Uluwatu. Di sini, terdapat banyak monyet yang berkeliaran dan karena itu kami selalu diperingatkan untuk berhati-hati.

Di tempat ini ada beberapa teman saya yang bertugas untuk guiding. Dan juga Bli Putu memberikan penjelasan lanjut kepada kami mengenai pura sebelum kami mendapat kesempatan untuk mengambil gambar. Sesudah itu, kami pun kembali ke Bus untuk melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya, yaitu Pantai Padang-Padang


2. Padang-padang Beach



Untuk sampai ke pantai ini kita haru melewati beberapa anak tangga, sedikit melelahkan sihh perjalanannya. Namun, itu semua terbayar dengan keindahan pantai tersembunyi ini. Sayangnya, karena sehari sebelum kami berkunjung itu full moon jadi ombak disini lagi besar-besarnya. Padahal pantai ini merupakan tempat surfing bagi para wisatawan. Dari Padang-padang kami ke Be Fish untuk Lunch. Sesudahnya kita melakukan kunjungan ke Politeknik Pariwisata Bali. 


3. Politeknik Pariwisata Bali



Di sini saya mendapat pengalaman yang luar biasa lohh, bagaimana tidak ternyata di kampus ini akan kedatangan Pak Sandiago Uno sebagai Menparekraf saat ini. Kami pun semangat menanti kedatangan nya di Poltekpar Bali. Sembari menunggu, kami di ajak berkeliling di kampus ini untuk melihat bangunan yang ada, bangunan yang menyatu dengan budaya Bali sehingga sangat mewah dilihat. Tiba akhirnya yang ditunggu-tunggu pun datang, kami segera mengambil foto dan video bersama Pak Sandiago Uno. Sesudahnya, kami kembali ke Bus dan melanjutkan perjalanan ke perjalanan ke Pantai Dreamland.


4. Dreamland Beach




Di pantai ini terdapat lapangan golf, resorts, villas, hotels, apartments dan beachclubs. Sebelum disebut Dreamland, tempat ini disebut dengan nama Pantai Labuan Said yg ditujukan untuk masyarakat lokal. Namun, dengan perkembangan pariwisata yg pesat di Bali dan khususnya Badung yg menjadi penyumbang devisa terbesar kedua di Indonesia sebelum masa korona. Pantai Labuan Said pun diubah menjadi tanah impian para turis yg membawakan kesejahteraan bagi masyarakat lokal.

Sayangnya pada saat kami mengunjungi Dreamland, ombaknya sedang deras-derasnya dan ada bendera merah yg artinya dilarang surfing. Sehingga kami tidak turun ke pantai dan hanya melihat-lihat dari anjungan saja. Kami kemudian melanjutkan perjalanan ke Pantai Pandawa. 


5. Pandawa Beach



Ketika masuk ke Pantai Pandawa, kita disuguhi pemandangan disebalah kanan ada pantai dan disebelah kiri ada tebing yang menjulang. Di tebing ini terdapat patung-patung Pandawa dan Dewi Sinta. Pantai ini memiliki ruang parkir yang sangat luas. Kami diberi waktu beberapa menit untuk menikmati suasana di pantai ini. Setelah itu, kami kembali melanjutkan perjalanan ke pantai Melasti.


6. Pantai Melasti 



Di pantai ini, saya mendapat tugas untuk guiding. Pantai Melasti memiliki pemandangan yang sangat indah. Terdapat banyak spot foto di pantai ini, terdapat juga gerbang pintu masuk di pantai ini. Sebelum tiba di pantai ini kita melewati jalan yang terdapat bebatuan. Berhubung pantai ini menjadi daya tarik wisata terakhir yang kami kunjungi di hari pertama maka aktivitas kami terbatas. Setelah menyelesaikan guiding disini, kami foto bersama di depan gerbang pantai ini kemudian melanjutkan perjalanan ke Evitel Hotel untuk Check in.

Hari Ketiga - Tour “Nature of Bali”

Hari ketiga adalah hari terakhir kami di Bali. Di pagi hari dilakukan morning call oleh TL. Yang menjadi Tour Leader Harian 3 adalah Rivan dan Erin serta asisten TL yaitu Nur Ikram dan Fransiskus Karel. Kami mengawali hari ini dengan breakfast, kemudian kami melakukan rapid test di J4 Hotel Legia. Sesudah itu, kami mengikuti kegiatan Walking Tour ke Kuta Beach dari Hotel J4. Karena kuta beach tidak terlalu jauh dari hotel maka kami hanya berjalan kaki. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 15 menit. 

1. Kuta Beach dan Beach Walk Mall


Di sana kami memiliki free program bagi yang sudah lulus guiding dan yang tidak melakukan pelanggaran selama tour di hari pertama dan kedua. Setelah dari Pantai Kuta kami menuju ke Beachwalk Mall, di sana kami hanya melihat-lihat toko yang ada. Setelah itu, kami kembali ke hotel untuk mempersiapkan barang sebelum check out. Setelah semua peserta check out kami berangkat ke pabrik kue pie susu dan krisna.

2. Kue Pie Susu dan Krisna




Di sini kami membeli cukup banyak kue pie asli Bali ini. Sebelum itu, kami di beri tester untuk mencicipi kue tersebut. Setelah berbelanja Kue Pie susu yang lumayan banyak, kami kemudian pergi ke Rumah Makan untuk menyantapi lunch kami. Sesudah lunch, kami menuju Krisna untuk membeli Oleh-Oleh. Di Krisna, terdapat banyak barang yang dijual. Mulai dari aksesoris, pakaian, gantungan kunci, hiasan, dan masih banyak lagi. Setelah semua peserta berbelanja kami kemudian melanjutkan ke joger.

3. Jogger


Katanya Joger ini hanya ada di Bali dan tidak bisa ditemukan di tempat lain selain di Bali. Di Bali saja, terdapat hanya dua toko Joger. Untuk harga barang di Joger cukup mahal seperti pakaian. Namun untuk Sendal Jogger harganya sangat terjangkau yaitu mulai dari Rp 30.000.

Jika kalian mau hemat, kalian bisa belanja di toko yang berada di depan jogger. Meskipun kualitasnya tidak seperti Jogger, tetapi untuk harganya sangat miring.

Jogger pun menjadi tempat terakhir yang kami kunjungi  di Bali. Setelah dari Jogger, kami langsung menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk kembali ke Makassar. 


Rabu, 02 Juni 2021

 Observasi Sawah Terasering Tegalalang

Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh, Salam sejahtera, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.


Perkenalkan kami dari mahasiswa/i Politeknik Pariwisata Makassar Program Studi Manajemen Bisnis Perjalanan Wisata telah melakukan tour di Bali "Nature of Bali" selama 3D2N. Pada tour ini kami kelompok 7 ( Bedwiana Inri Putri, Nadiah Astutiningtyas dan Muh Musyafir) ditugaskan untuk mengobservasi salah satu wisata yang telah dikunjungi yaitu Terasering Tegalalang.

    Adapun 2 hal yang telah kami observasi :

        1. Informasi Umum

        2. Penerapan CHSE.


Informasi Umum


1. Lokasi Sawah Terasering Tegalalang

     Alamat sawah terasering Tegalalang ada di Desa Tegalalang, yang berada di bagian utara Ubud, Kabupaten Gianyar. Pada saat itu, kami menempuh perjalanan kurang lebih selama 25 menit dari Pura Saraswati dengan menggunakan bus. Untuk sampai ke titik yang pas untuk melihat sawah Terasering kita harus melewati beberapa anak tangga.

2. Aktivitas yang dilakukan

    Di tempat ini kita bisa menikmati suasana khas pedesaan yang dapat menyejukkan mata dan hati di Pulau Dewata Bali ini. Pada saat kita mengunjungi tempat ini, padi yang berada di sawah telah di panen tetapi tidak sedikitpun mengurangi kecantikan pemandangannya. Kita bisa melihat sawahnya yang bertingkat rapi dan dikelilingi oleh pepohonan sehingga pada saat mengambil gambar akan terlihat sangat indah dan menarik. Aktivitas lainnya yang bisa dilakukan  yaitu Terrace River Pool Swing (ayunan). Untuk harga Terrace River Pool Swing, ada tiga jenis mulai dari Rp 150,000/orang tetapi pada saat itu Bali Swing tidak beroperasi dikarenakan pandemi dimana kurangnya wisatawan yang datang berkunjung.

3. Fasilitas

    Terdapat toko ole-ole berjejer disepanjang jalan. Beraneka ragam produk kerajinan dan barang lainnya di toko – toko tersebut mulai dari baju sampai karya pahatan dan berbagai souvenir lainnya. Terdapat juga restaurant untuk mencicipi hidangan sambil menikmati pemandangan sawah terasering .


Penerapan CHSE

Seperti yang kami observasi untuk penerapan CHSE di Terasering Tegalalang masih kurang. Mengapa demikian? karena tidak disediakan tempat mencuci tangan bagi wisatawan yang berkunjung dan tidak terdapat juga simbol untuk menjaga jarak dan lainnya. Tetapi untuk rombongan kami, tour guide selalu mengingatkan agar tetap mengikuti protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker dan tidak menyentuh apapun.

Sekian hasil observasi dari kami Kelompok 7 semoga bermanfaat bagi pembaca dan menjadikan pelajaran dari informasi yang telah kami berikan. Selamat menikmati indahnya Bali, Thank you.

Senin, 23 Maret 2020

OBSERVASI TRAVEL AGENT 

Hallo Everyone,

Kembali lagi di blog saya Bedwiana Inri Putri, pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan kepada kalian mengenai hasil observasi yang kami lakukan disalah satu perusahaan BPW yang ada di Makassar. Kegiatan ini merupakan tugas dari mata kuliah Dasar-Dasar Bisnis Jasa Perjalanan Wisata (JPW) oleh Sir Darsyaf Hadi Wijaya .

Kegiatan ini kami lakukan pada hari Minggu tanggal 22 Maret 2020 bersama teman kelompok kami Namira Ariqosari, Raden Roro, Timotius Julian dan Nur Ikram . Berhubung kami pergi di hari minggu maka kami mencari travel yang mempunyai jam operasional pada saat itu. Dan akhirnya kami mendapatkan travel “Salsabila Makassar Travel” kamipun segera berangkat ke tempat tujuan.


Pada saat kami tiba di sana, kamipun masuk dan disambut baik oleh salah satu staff dan pada saat itu juga kami meminta izin untuk mewawancarainya. Adapun nama dari staff tersebut adalah Tiara. Pada saat mewawancarai kami memiliki 3 pertanyaan yang telah disiapkan sebelumnya.


Pertama,kami bertanya seputar travel ini pada awalnya dan produk yang dijual.
Jadi, Salsabila Makassar Travel ini berdiri pada tahun 2004 dan pendirinya adalah Ibu Indrawati. Untuk produk yang dijual ada banyak antara lain Tiket Pesawat Domestik dan Internasional, Hotel, Paket wisata Domestik dan Internasional, dan juga menyediakan Paket Ibadah Haji dan Umroh.

Pertanyaan kedua, paket wisata apa saja yang ditawarkan dan dijualkan oleh Salsabila Tour dan Kak Tiara menjawab paket wisata yang kami tawarkan ialah Tour Domestik dan yang paling laku terjual di Tour Domestik yaitu Paket Wisata ke Bali dan Lombok. Selain menjual paket wisata domestik, Kak Tiara pun menjelaskan bahwa untuk Paket Wisata Internasional yang paling laku terjual yaitu Paket Wisata ke Malaysia dan Singapore.

Adapun pertanyaan yang terakhir, bagaimana operasional Salsabila Tour ini selama maraknya Covid-19 yang berbahaya. Kemudian Kak Tiara menjawab bahwa untuk sekarang mereka tidak melayani request paket tour untuk wisata sampai paket tour haji dan umroh demi kesehatan calon pax mereka dan Kak Tiara juga menjawab tetapi mereka masih melayani pemesanan tiket domestik dan internasional.


Setelah melakukan wawancara, kamipun bergegas untuk pulang, tidak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada Kak Tiara.

Mungkin hanya itu informasi yang dapat saya sampaikan kepada pembaca,semoga bermanfaat.
Thank you:)

Sabtu, 14 Maret 2020

MABUG TOUR 4D3N


Hello Everyone,


Kembali lagi diblog saya Bedwiana Inri Putri,kali ini saya akan bercerita kepada kalian semua tentang perjalanan saya selama Mabug Tour:) Nah disini saya berangkat dari tanggal 4 Maret - 7 Maret 2020 (4D3N). Ditour ini saya tidak sendiri tetapi bersama teman kelas serta ditemani oleh dosen tercinta dan dosen terbaik, Sir Achmad dan Renold Sensei serta Tour Leader kami Mr. Kahfi dari MJP 4B, tidak lupa juga driver hiace yang setia menemani dan mengantar kami selama tour yaitu Mr. Ibe,Mr. Asistan dan Mr. Darsan dan ada juga ventor kami pada tour kali ini yaitu Mr. Opee dan Mr. Ragil.Pada tour kali ini kami mengunjungi banyak kabupaten dan daya tarik wisata.
Mabug tour ini merupakan tour perdana kami yang berdurasi panjang dan berkunjung langsung untuk mengobservasi daya tarik wisata. Nah untuk mengikuti tour ini kami semua hanya mempersiapkan fisik dan mental karena biaya selama tour di tanggung oleh Kampus,enak loh jadi mahasiswa Politeknik Pariwisata Makassar khususnya prodi MJP. Setelah bercerita panjang lebar saya akan masuk ke aktivitas selama tour.

Day 1

Untuk hari pertama,kami semua berkumpul di parkiran bus sekitar pukul 08:30 sekaligus loading barang. Setelah itu,kami breafing dan mendapat berbagai informasi dari Sir Achmad dan Renold Sensei mengenai tour ini dan juga tak lupa  kami berdoa sebelum berangkat agar tour kami berjalan lancar dan aman. Setelah briefing, kami segera meninggalkan kampus dan memulai tour kami.

Diperjalanan kali ini,kami langsung berkunjung di daya tarik wisata pare-pare yaitu paputo beach sekaligus lunch. Setelah lunch kami langsung mengobservasi keadaan yang ada disana.


Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan di destinasi wisata kedua yaitu Monumen Cinta Sejati Habibie & Ainun. Di sana terdapat banyak foto habibie mulai dari Ia kecil sampai foto bersama Ainun.


Dari sana kita ke hotel Pare beach untuk check in dan istirahat sejenak,kemudian kami mengunjungi Shopping Center DCarlos.

Nah setelah dari sana,kami kembali ke hotel bersiap-siap untuk dinner. Sekitar pukul 18:30 kami berangkat ke cafe reza sekaligus untuk evaluasi aktivitas hari ini.

Setelah semua selesai kami kembali ke hotel untuk beristirahat.

Day 2
Untuk hari kedua kami dibangunkan dengan adanya morning call tepat jam 4:30 untuk berolahraga pagi. Tempat kami olahraga di Taman Mattirotasi tempatnya tidak jauh hotel. Disana kami pemanasan kemudian jogging dan mengambil gambar bersama-sama.

Setelah itu kami kembali ke hotel bersiap-siap untuk breakfast sekaligus check out.
Sebelum meninggalkan hotel kami terlebih dahulu briefing. Setelah briefing kami pun berangkat menuju Sengkang dengan melewati kabupaten Sidrap.
Sesampainya di Sengkang kami pertama mengunjungi weaving silk dimana tempat ini merupakan tempat pembuatan kain sutra.


Dari sana kami mengunjungi Rumah adat Attakkae. Di sini kami mendapatkan informasi mengenai sejarah rumah adat ini dari salah satu teman saya. Rumah Adat Attakkae dulunya merupakan rumah kerajaan Wajo dan sekarang digunakan untuk acara-acara maupun upacara adat di Wajo.


Beranjak dari sana kami pun ke jetpur restaurant untuk lunch. After lunch, kami ke sermani hotel untuk check ini dan beristirahat sejenak. Setelahnya, kami kembali berkumpul di depan hotel (masih memakai baju yang sama) untuk bersiap-siap ke wisata selanjutnya yaitu danau tempe.

Sesampainya di sana, kami menunggu ketinting untuk sampai ke rumah apung yang ada di tengah danau. Nah sembari menunggu kami mendapatkan informasi sedikit mengenai danau tempe dari salah satu teman saya.


Tiba yang ditunggu telah datang yaitu ketinting,kamipun memakai life jacket untuk berjaga-jaga sebelum menaiki ketinting. Saat di tengah danau,ombaknya sangat kencang sampai-sampai saya sedikit panik hehehe. Tetapi syukurlah kami semua tiba di rumah apung dengan selamat:) . Kami disuguhkan teh hangat beserta pisang goreng. Kami menyantap semua makanan sembari menunggu local guide,tidak lama kemudian local guide pun datang dan menjelaskan seputar danau tempe beserta rumah apung dengan menjawab pertanyaan dari teman-teman.

Setelah dari danau tempe kami kembali ke hotel untuk dinner dan evaluasi tentang kegiatan hari ini. Setelah evaluasi kami kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat.

Day 3
Seperti biasa kami bangun jam 4:30,tadinya mau olahraga tetapi tidak jadi dikarenakan hujan. So,kami kembali tidur dan bangun sekitar pukul 6:30 untuk breakfast sekaligus check out. Sebelum berangkat, kami berkumpul di depan hotel untuk breafing dan berdoa. Setelahnya, kami pun melanjutkan perjalanan ke kabupaten bone dan mengunjungi wisata pertama yaitu Goa Mampu’.


 Kami tiba di Goa Mampu' sekitar pukul 10.15. Sebelum kami masuk kedalam gua Sir Achmad dan Renold Sensei menyampaikam kepada kami hal-hal yang tidak diperbolehkan untuk kita lakukan ketika berada di dalam goa. Kami juga dibagi menjadi dua group untuk masuk kedalam goa ini. Di dalam goa banyak kejadian-kejadian yang tak terduga, semua yang ada di dalam goa berbentuk batu akibat kutukan.

Setelah dari sana,kami pun melanjutkan perjalanan,berhubung hari jumat jadi kami singgah di Masjid Raya Bone untuk sholat jum’at bagi laki-laki.

Sesudah itu kami pun ke kaluku restaurant untuk lunch. Di sana kami mengambil waktu yang cukup banyak untuk beristirahat dikarenakan terdapat karaoke sehingga kami bernyanyi sejenak.Setelah itu kami kembali melanjutkan perjalanan ke Lapawawoi museum. Kami mendapatkan informasi dari local guide yang ada di sana. Ia menceritakan sedikit mengenai sejarah museum tersebut.

Kami pun berfoto bersama sebelum melanjutkan perjalanan ke wisata selanjutnya yaitu batu pake gojeng tepatnya di kabupaten Sinjai.
Sesampainya di Taman purbakala batu pake gojeng kami harus menaiki anak tangga yang lumayan banyak untuk sampai ke puncaknya. Di atas kami mendapat informasi dari salah satu teman yang menjelaskan tentang history di sana adapun juga Sir Achmad yang memberikan penjelasan mengenai tempat ini. Sebelum kami meninggalkan tempat ini tidak lupa kami berfoto bersama di depan tulisan “Batu Pake Gojeng”.

Kami kemudian melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Bulukumba untuk checkin di Anda beach hotel sekaligus dinner di restaurant hotel. Untuk malam terakhir,setelah dinner dan evaluasi aktivitas kami pun menampilkan entertainment tiap kelompok . Setelah kegiatan semua selesai kami pun kembali ke kamar untuk beristirahat setelah perjalanan panjang.

Day 4
Di hari terakhir, kami kembali melakukan morning exercise sekitar pukul 6:00 di pinggir pantai Bira dan kami melakukan observasi sekitar area di sana .

Setelah itu kami kembali naik ke restaurant untuk breakfast. Setelah breakfast kami diberikan waktu untuk Free Program sampai jam 8:30. Di waktu itu teman saya manfaatkan untuk menikmati indahnya Pantai Bira dengan mandi di pantai tetapi saya bersama teman kamar lainnya lebih memilih untuk kembali ke kamar untuk beristirahat hehehe. Pada pukul 09.00 kami pun telah melakukan check out hotel dan berkumpul di restaurant hotel untuk morning briefing sebelum berangkat dan memulai perjalanan hari terakhir tour ini.

Kami berangkat ke wisata pertama yaitu Apparalang beach. Di sana pemandangan sangat indah walaupun panas karena terik matahari tetapi tetap saja penglihatan sejuk karena pemandangan dasar laut yang begitu indah. 


Setelah beberapa lama di Apparalang, kami pun melanjutkan perjalanan kami menuju daya tarik wisata selanjutnya ke Pembuatan Kapal Tradisional Phinisi Haji Uly Boat kapal khas Bugis Makassar yg sangat melegenda di dunia dan selalu menjadi icon pariwisata Indonesia dalam ajang Internasional.




Selanjutnya kami ke kampoeng nelayan restaurant untuk lunch sebelum kembali melanjutkan perjalanan ke Kampus Politeknik Pariwisata Makassar.

Tidak terasa kami melakukan tour bersama-sama dan melewati banyak hal dalam 4D3N ini:)Sekian pengalaman yang saya rasakan selama tour,ditunggu tour selanjutnya yahh😊


Adapun database dari tour ini :





 Thank you:)












TOUR MJP 4C "Nature of Bali" 3D2N

Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh, Salam Sejahtera, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebaikan.      Halo pembaca, perkenalkan sa...